Semarang, Wartakotalive.com
Tradisi tahunan Kota Semarang "Dugderan" yang digelar untuk
menyambut bulan Puasa tahun ini akan menampilkan beragam potensi wisata
dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Lumpia ini.
"Dugderan kali ini dari 16 kecamatan akan memunculkan potensi seni
dan budaya lokal serta destinasi wisata, berbeda dengan tahun-tahun
sebelumnya. Kegiatan akan dilaksanakan Kamis (19/7/2012)," kata Kepala
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Nurjanah di Semarang,
Rabu (11/7/2012).
Ada tiga nilai spesifikasi yang akan dimunculkan dalam "Dugderan"
tahun ini, yakni nilai keagamaan, nilai Jawa, serta egaliter yang
terangkum dalam eksplorasi kearifan lokal.
Selain itu, perbedaan mencolok juga akan terlihat pada penggunaan
bahasa Jawa lengkap selama prosesi Kirab Budaya Dugderan 2012.
"Selama prosesi Dugderan, seluruh pihak yang terlibat dalam prosesi
mulai dari protokol, komandan hingga Plt. Wali Kota Semarang akan
menggunakan bahasa Jawa," katanya.
Nurjanah mengatakan bahwa karnaval kirab budaya "Dugderan" akan
dimeriahkan dengan kereta kencana, bendi hias, mobil hias bernuansa
warak, dan destinasi wisata, pasukan dari masing-masing kecamatan,
organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, serta organisasi
kemasyarakatan di Kota Semarang.
Rombongan karnaval akan melalui rute Jalan Pemuda-Jln.
Gajahmada-Jln. A.Yani, sedangkan rombongan kirab Dugderan yang terdiri
dari bendi hias akan menuju Masjid Kauman dan Masjid Agung Jawa Tengah
(MAJT).
Kirab akan dimulai pukul 12.15 WIB dari halaman Balai Kota Semarang
menuju Masjid Kauman. Selanjutnya, di Masjid Kauman, akan dilaksanakan
prosesi pembacaan shukuf halaqah, pemukulan beduk, dan bom udara, serta
pembagian makanan khas Semarang Ganjel Rel dan air khataman Quran.
"Usai prosesi di Masjid Kauman, rombongan akan melanjutkan
perjalanan menuju MAJT. Pemukulan beduk dan meriam juga akan dilakukan
di MAJT," katanya.
Nurjanah mengatakan, masih dalam rangkaian Kirab Budaya Dugderan
2012, pada Kamis (19/7) pagi, di Lapangan Simpang Lima juga akan
diselenggarakan karnaval dan atraksi budaya pelajar tingkat TK, SD/MI,
dan SMP/MTs.
Peserta kirab budaya akan melalui rute Lapangan Simpang Lima-Jln.
Pahlawan kemudian belok di bundaran Jln. Pahlawan, dan berakhir di
depan SMAN 1 Semarang.
"Untuk kelancaran dan keamanan prosesi, akan dikerahkan 177 personel
kepolisian, 23 personel kodim, 100 personel satpol PP, 30 personel
Kesbangpolinmas, dan 35 personel Dishubkominfo," katanya.
Nurjanah juga mengimbau sejumlah instansi dan perkantoran yang
terletak di sepanjang jalan rute Kirab Budaya Dugderan 2012 untuk tidak
memarkirkan kendaraan di badan jalan.
Selama prosesi, kata dia, akan dilakukan penutupan jalan yang
dilalui peserta karnaval dan kirab Dugderan 2012, yakni pada
Kamis(19/7) pagi mulai pukul 05.30--10.00 WIB kawasan Simpang Lima,
Jln. Pahlawan akan ditutup untuk kelancaran peserta karnaval.
Penutupan jalan juga dilakukan pada pukul 11.00--16.00 WIB di Jln. Pemuda-Jln. Gajahmada, dan Jln. A. Yani.
Tag :
wisata
